Selasa, 27 Februari 2018

Belajar Bareng Balqies >> Permainan Tradisional BANCAKAN

BANCAKAN




Pengertian

Bancakan
Bancakan adalah salah satu permainan anak tradisional Jawa Barat berjenis petak umpet atau dalam bahasa sunda disebut Ucing sumput (bahasa Indonesia: kucing bersembunyi.), dengan memakai sebuah batu dan genteng sebanyak jumlah pemain yang disusun bertumpuk, dan keduanya ditempatkan dalam dua buah lingkaran berdampingan. Di barat dikenal dengan hide and seek tetapi tanpa menambahkan elemen batu dan genteng seperti di Sunda.
Permainan
Sebelum permainan dimulai, peserta melakukan pengundian dengan cara hompimpa atau suit. Yang kalah harus menjadi petugas penjaga atau kucing (ucing).
Ucing
Ucing bertugas menyusun genteng secara bertumpuk sebagai benteng selagi para pemain bersembunyi, kemudian setelah susunan genteng telah berdiri secara sempurna, Ucing mulai menjaga susunan genteng agar tidak dirobohkan sembari mencari para pemain.
Apabila pemain terlihat atau ditemukan, Ucing harus menyebutkan nama pemain kemudian menginjak batu sembari berteriak BANCAKAN! sebagai tanda bahwa persembunyian pemain telah terbongkar dan pemain diharuskan keluar dari tempat persembunyiannya, sampai semua pemain ditemukan, kemudian permainan dimulai lagi dengan hompimpa untuk menentukan Ucing yang baru.
Pemain
Pemain selain harus bersembunyi dari Nu Jadi Ucing, pemain juga diharuskan menyerang benteng Nu Jadi Ucing, untuk ditoker sampai ngalayah sebagai tanda bahwa benteng telah dirobohkan dan Ucing wajib mempertanggungjawabkan kekalahannya dengan menjadi ucing lagi dalam ronde berikutnya sampai Nu Jadi Ucing sukses dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga.
Apabila Pemain ditemukan dan ternyata baik Nu Jadi Ucing maupun peserta yang ditemukan sama-sama jauh dari benteng, maka mereka berdua harus berlomba untuk mencapai benteng dan menuntaskan misi masing-masing
cara bermain
Pengundian bisa dilakukan dengan dua cara yaitu :
  • Yang pertama dengan cara hompimpa  atau suit.
  • Kedua, dengan melemparkan genteng milik masing-masing dari jarak tertentu ke dalam lingkaran permainan.
Cara Permainan ini yaitu :
  1. Yang kalah harus menjadi petugas penjaga atau kucing atau ucing.
  2. Ucing bertugas menyusun genteng secara bertumpuk sebagai benteng selagi para pemain bersembunyi, setelah susunan genteng telah berdiri secara sempurna.
  3. Ucing mulai menjaga susunan genteng agar tidak dirobohkan sembari mencari para pemain yang bersembunyi.
  4. Apabila pemain terlihat atau ditemukan, Ucing harus menyebutkan nama pemain kemudian menginjak batu di lingkaran sembari berteriak BANCAKAN sebagai tanda bahwa persembunyian pemain telah terbongkar dan pemain diharuskan keluar dari tempat persembunyiannya.
  5. Selanjutnya, permainan dimulai lagi dengan pengundian untuk menentukan Ucing yang baru.
  6. Apabila pemain berhasil merobohkan benteng maka itu menjadi tanda bahwa Ucing wajib mempertanggungjawabkan kekalahannya dengan menjadi ucing lagi dalam ronde berikutnya sampai Nu Jadi Ucing sukses dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga dengan menemukan semua yang bersembunyi.Permainan ini sangat seru bila di mainkan dengan jumlah anak-anak yang banyak dan di lakukan di sore hari, biasanya berakhir sebelum magrib.
Manfaat Permainan Bancakan
Ada beberapa manfaat dari permainan bancakan ini yaitu sebagai berikut:
1.        Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
Dalam permainan bancakan, anak membutuhkan teman kelompok yang berarti memberi kesempatan pada anak untuk bersosialisasi. Selain kebersamaan, anak diajarkan untuk berempati, bergiliran, menaati peraturan, juga solidaritas.
2.        Melatih kemampuan motorik
Aktivitas fisik atau olahraga yang dilakukan anak ketika bermain secara langsung merangsang gerakan motorik anak, sepertimenggenggam, melompat, berlari, berjongkok, dan meloncat. Selain itu, bermain juga berfungsi untuk melatih dan mengembangkan gerakan otot pada anak.
3.        Melatih tanggung jawab, kewaspadaan, kejelian, dan kesabaran
Permainan ucing bancak ini melatih anak-anak tentang tanggung jawab, kewaspadaan, kejelian, dan kesabaran, dimana anak yangucing harus bisa menjaga dan melindungi bentengnya dari pemain lain yang bersembunyi, permainan ini juga mengajarkan kejelian dan kecepatan dimana anak yang ucing harus jeli mencari tempat anak yang lain bersembunyi, dan harus cepat kembali ke bentengnya ketika ada anak bersembunyi yang ditemukan, jika ia kalah cepat maka bentengnya akan dihancurkan kembali oleh temannya Kalau sampai kejadian seperti itu terus berulang, mungkin anak yang ucing akan kesal dengan hal tersebut, disinlah kesabaran dan keikhlasan dilatih, dia pun dituntut untuk lebih cepat, lebih jeli, dan waspada, dimana ia baru akan keluar dari status ucing ketika bentengnya terjaga dengan sempurna dan teman-temannya yang bersembunyi berhasil ditemukan semua, .inilah pelajaran yang bisa diambil dari permainan tradisionalucing bancak atau bancakan ini.



2 komentar: